tentunya harus sesuai dengan kantong anda.
Tetapi ada batas tertentu yang sebaiknya anda penuhi. Walaupun dana terbatas, kadang lebih baik untuk bersabar dan menabung untuk mendapatkan charger yang berkualitas memadai ketimbang ‘asal ada’. Kami tidak berorientasi merk atau produk tertentu, jadi apapun charger yang anda minati tidak menjadi masalah.
Berikut faktor-faktor yang dapat anda pertimbangkan sebelum memutuskan charger apa yang cocok untuk hobi anda khususnya drift.
- Batere – Tentukan jenis batere apa yang hendak anda pakai, kami sarankan hanya 2 jenis pada saat ini, NiMH atau LiPo
- Fungsi – Sebagai charger, tentunya fungsi utamanya adalah memberikan fungsi charging, namun coba teliti lebih lanjut. Periksalah LCD apakah tersedia backlight, tombol mantap saat ditekan, konektor berkualitas baik dsb.
- Spesifikasi: minimal kemampuan charging maksimum 5A, ideal 10A. Dilengkapi dengan pengaturan delta peak dengan resolusi 1mV khususnya untuk NiMH.
- Fitur – Temperatur Cut Off atau penghentian charging bila setting temperatur tercapai. Balance charging, untuk LiPo, pastikan kemampuan 1C tersedia sesuai dengan kapasitas batere LiPo yang dimiliki.
- Dana – Harga tentu saja adalah faktor penting, namun janganlah dijadikan alasan untuk memperoleh charger dengan kualitas pas-pasan.
Charger adalah suatu investment penting bagi pehobi RC drift, karena lewat charger yang mumpuni, batere menjadi lebih terawat dan langgeng performanya. Tentu saja charger yang layak harus disertai dengan batere yang layak juga.
Mungkin anda masih pemula yang mencari informasi tentang bagaimana proses charging yang baik.
‘Baik’ dalam artian seimbang dalam performa dan daya tahan/umur.
Mengapa demikian?
Secara garis besar, batere NiMH adalah batere yang cukup aman dan memiliki daya tahan yang cukup tinggi.
Charge Rate vs Performa vs Umur
- 7A dan lebih – performa batere meningkat namun umur menurun.
- 3-6A – performa batere sedang dan umur juga sedang.
- 2A kebawah – performa batere minim dan umur relatif panjang.
hal ini berlaku pada batere 3300mAH ke atas (circa tahun 2005 ke atas)
Para pehobi balap RC memerlukan batere dengan daya kerja tinggi untuk memaksimalkan tenaga yang diterima oleh motor, maka walaupun faktor umur menurun, pilihan untuk charge pada 7A dan lebih menjadi hal yang lumrah.
Braket kedua yaitu charging pada 3-6A kerap dipakai oleh pehobi drift RC yang mana load motor pada kendaraannya tidaklah se ekstrim pehobi balap. Dan pada umumnya pehobi drift berasal dari kalangan menengah dengan dana terbatas, faktor umur menjadi sangat penting untuk dijaga; agar ongkos hobi tidak membengkak.
Untuk charging pada 2A kebawah, sangat jarang dipakai di dunia hobi RC. Kegunaan yang paling mungkin adalah untuk Sailboat atau kapal layar yang hanya memerlukan tenaga untuk menggerakkan servo.
Hal lainnya adalah untuk pengoperasian peralatan berdaya rendah, seperti lathe, tire warmer, kipas pendingin dan lain-lain.
Jadi tergantung pada kebutuhan anda, ketersediaan dana serta peralatan, pilihlah Charge Rate yang sesuai.
—

Discharger hanya diperuntukkan NiCd dan NiMH saja.
Ukuran kable penghantar minimum adalah AWG 14 solid ataupun multi strand. Spesifikasi switch, soket dan lainnya harap disesuaikan dengan beban maksimum 12V/20A meskipun untuk pemakaian batere 7.2V.
Perhatian!
Tidak untuk LiPo.