Archive for the ‘ Tips ’ Category

Bagaimana anda tidak minder jika mobil anda disalip mobil lain sewaktu sesi RC drift berlangsung. Bisa jadi senyum tidak akan bertahan lama jika hal itu terus berlangsung dan anda tidak berbuat sesuatu untuk mengatasinya. Drifting, bukanlah racing, walau dalam prakteknya banyak ditemukan di sesi-sesi RC drift Indonesia.

Kembali ke topik bagaimana meningkatkan performa, tentunya tuning atau setup diperlukan, baik itu untuk chasis dari Tamiya, HPI, atau yang lainnya. Berikut beberapa tips utama untuk mendongkrak kemampuan chassis dan drift itu sendiri.

1. Lighten up
buanglah ekses beban pada chassis agar menjadi seringan mungkin, lewat:
- upgrade ke CF chassis
- penggunaan komponen yang lebih ringan
- tidak memakai komponen yang tidak perlu

2. Power up

upgrade mesin anda ke yang lebih bertenaga seperti:
- motor dengan T yang lebih rendah seperti 19T
- ESC dengan resistansi lebih kecil dan kemampuan arus lebih tinggi
- batere dengan kemampuan discharge lebih tinggi

3. Response up

upgrade komponen seperti berikut:
- peredam kejut yang lebih baik seperti TRF
- mengganti dogbone (depan khususnya) dengan universal
- mengganti shaft plastik dengan alloy
- merawat bearing dan komponen gerak dengan baik
- tuning motor yang baik
- menambah radius belok
- upgrade servo dan sistem radio ke spec yang lebih baik

4. Drifter up
semua diatas tidak berguna tanpa disertai dengan latihan yang serius. Jika hanya faktor ‘fun’ yang anda cari, maka tentu saja ini semua tidak diperlukan.

sumber:indorc forum

Tips Memilih Charger

tentunya harus sesuai dengan kantong anda.

Tetapi ada batas tertentu yang sebaiknya anda penuhi. Walaupun dana terbatas, kadang lebih baik untuk bersabar dan menabung untuk mendapatkan charger yang berkualitas memadai ketimbang ‘asal ada’. Kami tidak berorientasi merk atau produk tertentu, jadi apapun charger yang anda minati tidak menjadi masalah.

Berikut faktor-faktor yang dapat anda pertimbangkan sebelum memutuskan charger apa yang cocok untuk hobi anda khususnya drift.

  1. Batere – Tentukan jenis batere apa yang hendak anda pakai, kami sarankan hanya 2 jenis pada saat ini, NiMH atau LiPo
  2. Fungsi – Sebagai charger, tentunya fungsi utamanya adalah memberikan fungsi charging, namun coba teliti lebih lanjut. Periksalah LCD apakah tersedia backlight, tombol mantap saat ditekan, konektor berkualitas baik dsb.
  3. Spesifikasi: minimal kemampuan charging maksimum 5A, ideal 10A. Dilengkapi dengan pengaturan delta peak dengan resolusi 1mV khususnya untuk NiMH.
  4. Fitur – Temperatur Cut Off atau penghentian charging bila setting temperatur tercapai. Balance charging, untuk LiPo, pastikan kemampuan 1C tersedia sesuai dengan kapasitas batere LiPo yang dimiliki.
  5. Dana – Harga tentu saja adalah faktor penting, namun janganlah dijadikan alasan untuk memperoleh charger dengan kualitas pas-pasan.

Charger adalah suatu investment penting bagi pehobi RC drift, karena lewat charger yang mumpuni, batere menjadi lebih terawat dan langgeng performanya. Tentu saja charger yang layak harus disertai dengan batere yang layak juga.

Harga Switching PSU untuk menjalankan DC Charger memang tidaklah terlalu mahal, namun bagi anda yang memiliki dana sangat terbatas dan kebetulan punya akses untuk power suplai ATX bekas, inilah cara untuk memanfaatkannya dengan melakukan sedikit modifikasi.

Yang diperlukan:
- perkakas seperti obeng dan solder dll
- LED dan resistor pembatas arus 330ohm/0.5W
- power resistor 10 ohm/10W atau lebih besar.
- DC ON switch jenis toggle
- terminal warna merah, kuning, hitam, ungu
- heat shrink tube

IndoRC

1. Buka kotak PSU, satukan kabel yang berwarna sama. Detail warna kabel sebagai berikut:
- Merah = +5V
- Hitam = Ground (0V)
- Kuning = +12V
- Biru = -12V
- Oranye = +3.3V
- Ungu = +5V stand by (tidak terpakai)
- Abu-abu = Output power ON
- Hijau = Input power ON

IndoRC

2. Lubangi kotak PSU dengan bor sampai ukurannya sesuai dengan terminal, lubang lampu pilot dan switch untuk power. Pasanglah terminal sesuai warna dan hubungkan kabel-kabel nya.

IndoRC

IndoRC

3. Hubungkan berikut ini:
- ambil satu dari kabel merah dan hubungkan dengan power resistor, sisa kabel-kabel merah disatukan dan disolder ke terminal merah.
- hubungkan satu dari kabel hitam ke ujung lainnya dari power resistor tadi
- satu kabel hitam lagi ke resistor 330ohm yang disolder ke katoda (kaki pendek) LED.
- satu kabel hitam lagi ke DC ON switch, sisa kabel-kabel hitam disatukan dan solder ke terminal hitam.
- hubungkan kabel putih ke -5V terminal, kuning ke +12V terminal, biru ke -12V, dan abu-abu ke anoda (kaki panjang) LED.
- perhatikan bahwa sejumlah PSU mungkin memiliki kabel abu-abu atau coklat yang mewakili status ‘Power OK’.

IndoRC

Kebanyakan PSU memiliki kabel oranye kecil yang dipergunakan untuk
mendeteksi -3.3V dan kabel ini biasanya dipasangkan pada konektor menuju kabel oranye lainnya. Pastikan kabel ini tersambung (jika tidak maka power tidak akan menyala terus nantinya). Kabel ini harus tersambung ke kabel oranye +3.3V atau merah +5V untuk memfungsikan PSU.
Jika ragu ragu, cobalah sambungkan ke yang +3.3V terlebih dulu.
Jika PSU bukanlah komplian ATX atau AT, ia mungkin memiliki warna kabelnya sendiri. Jika kabel pada PSU anda berbeda dengan yang tercantum pada gambar, pastikan anda menggunakan referensi posisi pada konektor AT/ATX daripada warnanya.

IndoRC

4. Hubungkan kabel hijau ke DC ON switch (pastikan posisi terhubung bila switch dinyalakan). Pastikan juga semua kabel tersolder telah terbungkus dengan heatshrink tubing. Rapihkan kabel dengan zip ties.

5. Periksa sambungan atau koneksi dengan sedikit menarik kabelnya. Perhatikan kabel yang telanjang dan tutupi dengan heatshrink tube agar tidak mengalami arus pendek. Pasang tutup PSU-nya kembali.

6. Pasangkan kabel AC dari bagian belakang PSU ke titik kontak di dinding rumah. nyalakan power switch di bagian belakang dan lihat apakah LED menyala. Jika tidak, nyalakan DC-ON switch yang anda tempatkan di depan tadi. Periksalah output tegangan dengan menggunakan voltmeter atau lampu test 12V.

IndoRC

Sekarang anda dapat menggunakan PSU ini untuk kegunaan charger yang membutuhkan 12V, dan lain-lainnya.

RC Drifting untuk Pemula

Bila anda baru saja memiliki minat untuk terjun ke hobi RC drifting ini, ada beberapa hal tentunya yang bakal menjadi pertanyaan anda.

1. Apa saja perangkat yang diperlukan
2. Berapa ongkos untuk memulai
3. Apa saja opsi yang tersedia
4. Dimana bisa bermain?

Baiklah mari kita lihat satu persatu.

1. Perangkat yang diperlukan

Car Kit
atau yang biasa disebut sebagai chassis atau kerangka dimana mekanisme gerak dan elektronik pengendali digabungkan sebagai dasar sebuah mobil RC.
Car kit untuk drifting harus memenuhi beberapa syarat mutlak:
- skala 1:10 (wheelbase sekitar 250mm, lebar 190mm)
- penggerak 4WD
Tergantung paket penjualan, ada car kit yang telah dilengkapi berbagai fitur termasuk bodyshell (badan mobil) dan lain sebagainya.


Batere dan Charger

Batere yang kami rekomendasikan adalah tipe NiMH dan LiPo.
Untuk NiMH adalah batere dengan total tegangan sebesar 7.2V (6 sel) dan untuk LiPo sebesar 7.4V (2 sel). Charger tentunya yang bersesuaian dengant tipe batere yang hendak digunakan, dan sebaiknya merupakan tipe fast charger atau charger yang mampu melakukan proses charging pada arus tinggi (sekitar 5A) untuk NiMH dan arus sesuai kapasitas (1C) untuk LiPo.

Motor dan ESC
sebagai penggerak utama, kita membutuhkan motor dan pengatur tenaga motor atau yang lebih dikenal dengan ESC (Electronic Speed Controller). Motor yang dipakai adalah tipe ukuran 540, tersedia baik dalam jenis Brushed maupun Brushless, demikian juga dengan ESC sebagai pasangannya.

Sistem Radio dan Servo
Terakhir sebagai penghubung antara pehobi dan car kit, adalah suatu sistem pemancar dan penerima radio. Input atau masukan 2 kanal (kendali gerak maju/mundur dan belok kanan/kiri) dari tangan pehobi akan dipancarkan oleh pemancar (transmitter) yang selanjutnya diterima oleh penerima (receiver). Sinyall ini kemudian diteruskan untuk mengendalikan servo (untuk steering) dan ESC (untuk motor).

pembahasan masing-masing komponen secara lebih detil dapat anda temukan di bagian lain blog ini.

2. Ongkos untuk memulai Hobi

Ongkos dapat dibagi menjadi dua pilihan:
- beli baru
- beli bekas

tentunya beli bekas lebih murah, dan harga bisa bervariasi tergantung kualitas, model dan kondisi barang, namun secara garis besar, dapat dikatakan harga barang bekas berkisar separuh dari harga barang baru.
- kit bekas (lengkap) untuk pemula = Rp.1-3jt atau lebih.

3. Opsi yang tersedia
Opsi atau pilihan dapat berupa bermacam ragam model car kit, sistem radio maupun komponen lainnya, namun yang paling sering ditanyakan adalah pilihan car kit.
Sebenarnya cukup sederhana, karena ini semua tergantung pendanaan anda pribadi. Jika dana yang tersedia cukup, anda dapat langsung mempertimbangkan car kit yang lebih baik selain yang diperuntukkan untuk pemula. Adapun car kit dapat dibagi menjadi 3 jenis untuk drifting:
- car kit untuk pemula/beginner
- car kit untuk pehobi menengah/intermediate
- car kit untuk pehobi mahir/advance

bedanya terletak pada performa, fitur dan pilihan setting serta harga tentunya.

4. Tempat bermain
Ada banyak tempat bermain jika anda tinggal di kota-kota besar di Indonesia seperti :
- Jakarta
- Bandung
- Semarang
- Surabaya
- Medan

Namun bila anda tinggal di tempat lainnya, jangan berkecil hati karena anda memiliki kesempatan untuk mengajak teman-teman anda untuk bergabung. Silahkan membaca artikel pada blog ini untuk menemukan lokasi drifting di kota anda.

contoh gambar chassis drift skala 1:10 yang telah dilengkapi perangkat elektronik:
rc drift chassis

contoh gambar motor (brushed) DC dengan tegangan kerja 7.2V berdaya sekitar 50W dengan maksimum 28.000rpm
rc drift motor

contoh gambar body (polikarbonat/lexan) mobil drift skala 1:10 model Nissan Silvia S15:
rc drift body

contoh gambar charger batere (AC/DC) untuk batere NiMH, NiCd, Pb, LiPo :
rc drift battery charger

contoh gambar batere (tipe LiPo) :
rc drift battery

contoh gambar kendali jarak jauh / transmiter / remote 3 kanal beserta receiver / penerima dan 2 buah servo :
rc drift transmitter

contoh gambar ESC (Electronic Speed Control) atau pengendali kecepatan motor:
rc drift esc

RC Drift Car Kit untuk Pemula

Car kit yang seyogyanya didesain dan diperuntukkan untuk pemula ada bermacam ragam namun yang paling populer adalah:
- Tamiya TT01 series (D, E, ED, R, dll)
- Tamiya TL01 series (obsolit)
- HPI E10
kisaran harga sekitar Rp.1-2jt.

Bagi anda yang memiliki dana lebih, dapat mempertimbangkan car kit kelas menengah berikut ini:
- Tamiya TB02/03 (D, R), TA05 (IFS, R, IFS-R, MS, v2), DF03Ra
- HB Cyclone S (D)
kisaran harga sekitar Rp.2-3jt

Bila itu juga belum memuaskan selera anda, berikut pilihan papan atas:
- XRay T3, T2
- Tamiya 416, 415, EVO 5
- HB Cyclone, TCD
- dll
kisaran harga diatas 3jt.

gambar menyusul

Discharger 10/20A

skema bulb discharger
Discharger hanya diperuntukkan NiCd dan NiMH saja.
Ukuran kable penghantar minimum adalah AWG 14 solid ataupun multi strand. Spesifikasi switch, soket dan lainnya harap disesuaikan dengan beban maksimum 12V/20A meskipun untuk pemakaian batere 7.2V.

Perhatian!
Tidak untuk LiPo.