Bila anda memiliki DC Charger tentunya memerlukan penyedia tenaga DC atau DC Power Supply. Di pasaran tersedia banyak jenis dan harga yang dapat anda pilih, namun sebelum membeli perhatikanlah beberapa hal berikut:
- Label – apakah ada standarisasi seperti CE, UL dan lainnya. Tegangan masukan AC sebaiknya otomatis, 100-250VAC ketimbang pilihan lewat switch. Tegangan keluaran DC sebaiknya diatas 12V, nominal 13.8V tapi pastikan charger anda dapat menerima tegangan masukan dengan jangkauan variasi yang cukup, biasanya 10-18V. Untuk Arus atau Ampere, pilihlah spesifikasi yang tertinggi yang bisa anda danai. Biasanya PSU berbasis teknologi switching yang efisiensinya dibawah 80% sehingga hitungan amannya, jika dibutuhkan 5A pada charger maka PSU minimal memiliki ketersediaan 6.25A, jadi pilihlah minimum 7A atau 8A untuk amannya.
- Fisik – apakah terminal untuk tenaga AC (Gnd, L dan N) terisolasi dari V+ dan COM. Apakah ada tersedia LED indikator dan trimmer untuk pengaturan tinggi tegangan. Jika anda dapat melirik kedalam, periksalah PCB apakah komponennya lengkap, terdapat sekring dan komponen aktifnya mencukupi. Semakin banyak komponen semakin baik, walaupun rugi-rugi menjadi lebih besar tapi itu tidak signifikan.
- Harga dan origin – walaupun tidak merupakan faktor mutlak, lazimnya PSU kebanyakan berasal dari China dengan harga yang lumayan miring. Jangan lekas tergiur, tapi pilihlah dengan cermat sesuai aspek diatas. Kadang harga lebih tinggi tapi kualitas dan origin bisa menentukan nilai harga sesungguhnya.